HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DENGAN CAPAIAN PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA DI PUSKESMAS GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT TAHUN 2010

Latar Belakang. Gangguan gizi yang terjadi ada bayi dan balita mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, baik pada masa balita maupun masa berikutnya, sehingga perlu mendapat perhatian. Data prevalensi gizi buruk Propinsi Nusa Tenggara Barat menunjukan penurunan dari tahun 2007 sebesar 3,45 menjadi 3,18% pada tahun 2008, di Kabupaten Lombok Barat tahun 2007 angka gizi buruk sebesar 7,8% dan tahun 2009 sebesar 7,1%. Setelah dimekarkan khusus kecamatan Gerung terjadi peningkatan kasus gizi buruk tahun 2008 sebesar 21,43% dan tahun 2009 menurun menjadi 4,49%,

Tujuan Penelitian. Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dengan capaian pemantauan pertumbuhan balita di Puskesmas Gerung Kabupaten Lombok Barat tahun 2010.

Metodologi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, penelitian ini bersifat  observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader aktif di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Gerung, jumlah kader dihitung berdasarkan jumlah kader yang ada di masing-masing Posyandu sebanyak 5 orang, yang terlatih diperkirakan 2 orang kader, sedangkan jumlah Posyandu sebanyak 75 buah sehingga populasi kader = 75 x 2     = 150 orang kader.

Hasil Penelitian. Dari hasil uji statistik menggunakan pearson product moment hubungan anatra pengetahuan dengan cakupan N/D diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = 0,494 ( > 0,2 ) dan nilai probabilitas = 0,000 ( < α = 0,05 ). Kemudian hubungan antara keterampilan dengan cakupan BGM/D diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = 0,338 dengan nilai probabilitas = 0,003. Hubungan antara pengetahuan dengan cakupan N/D diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = -0,361 dengan nilai probabilitas = 0,001. Hubungan antara keterampilan kader dengan cakupan BGM/D diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = -0,198 ( < 0,2 ).

Kesimpulan. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kader tentang pemantauan pertumbuhan dengan cakupan N/D, keterampilan kader tentang pemantauan pertumbuhan dengan cakupan N/D, pengetahuan kader tentang pemantauan pertumbuhan dengan cakupan BGM/D, sementara itu tidak ada hubungan antara keterampilan kader tentang pemantauan pertumbuhan dengan cakupan BGM/D. Perlu dilakukan penyegaran informasi secara rutin kepada kader Posyandu tentang pengetahuan dan keterampilan kader dalam pemantauan pertumbuhan balita

Kata Kunci : Pengetahuan, Keterampilan, Pemantauan Pertumbuhan

Peneliti Utama : I Ketut Swirya Jaya, SKM, M.Erg

Anggota peneliti

1. Irianto, SKM, M.Kes

2. Luh Suranadi, SKM, M.Si

3. Mardiansyah, SST

Tentang jurnalgiziprima

Jurnal gizi prima
Pos ini dipublikasikan di Penelitian tahun 2010. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s